perjalanan#1

setelah sekian lama vakum dari dunia penjelajahan hutan, akhirnya minggu lalu bisa melakukan aktivitas itu lagi. seperti biasa penjelajahan kali ini untuk melakukan pencarian dan pengumpulan simplisia dari tanaman obat.  lokasi yag di pilih kali ini adalah cemoro kandang, karang anyar, jawa tengah.  sedangkan tujuan utama pencarian adalah diantara pos 3 dan menara TVRI. perjalanan dimualai dengan persiapan <makan> di SPBU sekarpace. sambil melakukan santap malam tim melakukan brifing tentang perjalanan kali ini. setelah itu tim pun bergerak ke arah tujuan, namun sebelumnya menyempatkan diri ke salah satu mini market untuk membeli beberapa tambahan logistik. sambil menyusuri jalan menuju tujuan , tim pun saling bercerita tentang kegiatan selama ini <terutama saya yang memang sudah lama tidak mengikuti> dengan diselingi beberapa obrolan serius dan candaan. akhirnya tim pun sampai di basecamp cemoro kandang. saat itu sudah mulai malam dan warung – warung di depan basecamp pun sudah mulai tutup. setelah packing ulang barang – barang yang akan dibawa <beberapa barang akhirnya kami tinggalkan di mobil> kami pun berangkat menuju pos bayangan <pos antara pos 2 dan pos 3> setelah berpamitan dengan penjaga basecamp, mas budi koki. tidak seperti biasanya, perjalanan kali ini harus sering berhenti karena salah satu tim kami ternyata ada yang sedang dalam keadaan tidak fit. sehingga tujuan camp kita pun beralih dari pos bayangan ke pos 2 dengan alasan keamanan tim. setelah sampai di pos 2 kami pun segera menyiapkan peralatan untuk memasak dan sarana istirahat. bekal yang dibawa kali ini cukup istimewa yaitu semur bandeng dan daging kambing. karena udara semakin dingan dan malam semakin larut akhirnya beberapa dari kami pun memutuskan untuk tidur.

 

pagi pun menjelang, semua tim telah terbangun dari tidurnya. saatnya packing untuk kemudian melanjutkan perjalanan. setelah makan pagi tim pun berjalan menuju pos 4. sepanjang perjalanan tim melakukan pengambilan simplisia, hal ini agar simplisia yang dikumpulkan bisa lebih banyak walaupun tujuan utama pengambilan simplisia adalah antara pos 3 dan menara TVRI. setelah berjalan sejenak, sampailah tim di pos 3. disini tim istirahat sambil menikmati logistik ringan yang sebelumnya kami bawa. sesekali kami membersihkan simiplisia yang kami temukan dijalan. hal ini agar lebih memudahkan untuk dibawa turun nanti.

 

perjalanan pun di lanjutkan. ternyata dugaan kami sedikit meleset. simplisia yang kami cari ternyata tidak begitu banyak di sepanjang perjalanan. mungkin hal ini dikarenakan curah hujan yang mulai meninggi. setelah memasuki cokrosuryo barulah pencarian kami membuahkan hasil, sepanjang perjalanan banyak kami temukan target pencarian kami. sampai – sampai tim kuwalahan untuk membagi tugas <sempat terjadi kemacetan sepanjang perjalanan karena tim yang paling depan harus berhenti untuk mengumpulkan simplisia sedangkan jalan yang kami lalui benar – benar sempit – sebelah kanan kami jurang-> untuk mengumpulkan simpisia.

 

akhirnya tim pun sampai di pos 4. disini kami berhenti sejenak untuk mengisi perut yang mula keroncongan dengan makanan yang kami bawa dari bawah. setelah semua perut terisi, kami pun mulai mengumpulkan simplisia yang ternyata memang di luar perkiraan kami <banyak sekali>  sebelumnya. kami pun memulai mengumpulkan. namun disini ada sedikit kelucuan yang terjadi. salah satu tim kami ada yang ketakutan setelah menyadari ternyata didekat situ ada memoriam untuk 2 pendaki yang tewas di pos 4 <semoga arwahnya tenang di alam sana>. setelah berdiskusi singkat, akhirnya tim dipecah menjadi 2. saya tetap tinggal di pos 4 <karena kondisi fisik yang mulai tidak memungkinkan untuk jalan> sedangkan tim yang lain melanjutkan perjalanan ke menara TVRI. sedikit takut sebenarnya, namun dengan sedikit nekat akhirnya saya beranikan untuk  tetap di pos 4. setelah tim berangkat, tiba – tiba cuaca berubah drastis. sebelumnya yang hanya angin dingin yang kencang kini ditambah dengan kabut tebal yang menusuk tulang. benar – benar mengerikan. disinilah sesuatu yang sebelumnya saya takutkan terjadi, saya terkena hipotermia stadium 1. dimana tangan dan kaki saya mati rasa. sempat terpikirkan pikiran buruk, bagaimana seandainya tim tidak segera turun. mungkin sebentar lagi 2 memoriam disana akan bertambah 1 dengan nama saya. secepatnya saya berpikir untuk menghangatkan diri. saya raih spirtus kemudian saya cari korek api. naas bagi saya, saya tidak menemukan korek api dimanapun. saat itu pasrah mulai merasuk kepikiran saya. apalagi beberapa kali atap seng pos 4 seperti kejatuhan sesuatu sehingga membuat saya berpikir badai segera datang. tiba – tiba terdengar batuk seseorang dari kejauhan, sedikit harapan dalam pikiran saya, semoga itu bukan halusinasi saya. dan berpikir ada orang yang lewat sehingga saya tertolong.

 

ternyata tim datang <syukur aku panjatkan untuk mu ya Allah>. menurut tim, mereka memutuskan untuk turun kembali karena ternyata keadaan lebih parah dari pada yang saya alami. satu keanehan terjadi lagi. tiba – tiba cuaca menjadi cerah kembali. kabut tebal lambat laun menghilang.

 

tim pun memutuskan untuk turun setelah packing barang – barang yang di tinggalkan di pos 4 berfsama saya. hal ini setelah ada pemikiran akan terjadi badai di atas, sehingga kami memutuskan untuk turun agar bisa terhindar. perjalanan turun tak selambat perjalanan naik. dengan singkat kami sudah sampai di pos bayangan. namun disini tim terpisah. 2 anggota kami masih tertinggal di belakang, sementara dari bawah mulai terlihat awan gelap yang merangkak naik. dengan pertimbangan 2 orang dari tim yang sudah lebih dulu sampai di pos bayangan tidak membawa jas hujan <jas hujan terbawa oleh 2 tim yang tertinggal di belakang> akhirnya kami melanjutkan perjalanan turun dengan berlari. syukur hujan baru datang setelah kami sampai di pos 2, tak berapa lama tim yang tertinggal pun sampai di pos 2. setelah packing semua barang kami pun memutuskan untuk turun ditengah hujan deras.

 

akhirnya setelah kurang lebih 1,5 jam perjalanan kami pun sampai di basecamp. ternyata dibasecamp hujan sudah berhenti. benar – benar perjalanan yang penuh tantangan dan di luar dugaan.

~ by serigalamalam on 10 October 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: